Membuat Routing EIGRP menggunakan Aplikasi Cisco Packet Tracer

Cisco Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulasi jaringan komputer.



Dalam postingan ini, Saya akan menunjukan video tutorial bagaimana membuat jaringan menggunakan aplikasi Cisco Packet Tracer



Perangkat yang diperlukan dalam tutorial kali ini adalah ;

1. Desain 1
  • 2 Router
  • 1 Switch
2. Desain 2
  • 1 Router
  • 2 Switch
  • 4 PC/Laptop
Berikut Video Tutorialnya.........


Jika masih kurang paham, silahkan bertanya di kolom komentar

Membuat Jaringan Menggunakan 4 Server, 1 Switch & 1 Acces Point Dengan Aplikasi Cisco Packet Tracer

Cisco Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulasi jaringan komputer.

Dalam postingan ini, Saya akan menunjukan video tutorial bagaimana membuat jaringan menggunakan aplikasi Cisco Packet Tracer

Perangkat yang diperlukan dalam tutorial kali ini adalah ;


  • 4 Server
  • 1 Switch
  • 1 Acces Point
  • 4 PC/Laptop


Berikut Video Tutorialnya.........


Jika masih kurang paham, silahkan bertanya di kolom komentar


Membuat Jaringan Menggunakan 3 Router & 3 Switch Dengan Aplikasi Cisco Packet Tracer

Cisco Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulasi jaringan komputer.

Dalam postingan ini, Saya akan menunjukan video tutorial bagaimana membuat jaringan menggunakan aplikasi Cisco Packet Tracer

Perangkat yang diperlukan dalam tutorial kali ini adalah ;

  • 3 Router
  • 3 Switch
  • 6 PC/Laptop
Berikut Video Tutorialnya.........


Jika masih kurang paham, silahkan bertanya di kolom komentar

Membuat Jaringan Menggunakan Router, Wireless Router & Switch Dengan Aplikasi Cisco Packet Tracer

Cisco Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulasi jaringan komputer.

Dalam postingan ini, Saya akan menunjukan video tutorial bagaimana membuat jaringan menggunakan aplikasi Cisco Packet Tracer

Perangkat yang diperlukan dalam tutorial kali ini adalah ;

1. Router
2. Wireless Router
3. Switch
4. 10 PC/Laptop

Berikut Video Tutorialnya.........





Jika masih ada yang kurang paham, silahkan bertanya di kolom komentar

Cara Sharing Folder Menggunakan Kabel LAN


Sharing  berasal dari kata share yang artinya berbagi atau saling menukar sesuatu, sharing di artikan dengan berbagi cerita atau saling memberikan sesuatu sedangkan sharing dalam pengertian jaringan  artinya saling berbagi data antara beberapa computer yang saling terhubung satu sama lain melalui jaringan sehingga computer yang satu dapat mengakses dan menggunakan sumberdaya yang terdapat pada computer tersebut.

·         Keuntungan sharing data ;
  1. -          Mengurangi biaya duplikasi usaha pengumpulan data
  2. -          File terjaga dari virus virus yang merusak set-up data
  3. -          Dapat memback-up data
  4. -          Menghemat waktu dalam proses pengiriman

·         Kelemahan sharing data :
  1. Kemudahan sharing file dalam jaringan dapat di pakai oleh orang orang tertentu yang tidak  bertanggung jawab
  2. Sering kali mengakibatkan bocornya sharing folder dan dapat di baca oleh orang lain yang  tidak berhak
  3. Dapat mengakibatkan korup file saat pengiriman data

Setelah anda mengetahui pengertian, kelebihan dan kekurangan sharing data, selanjutnya kita akan masuk kedalam tutorial bagaimana cara sharing data menggunakan kabel LAN.

Langkah Pertama,  persiapkan alat yang diperlukan yaitu;

1.      Dua buah PC / Laptop
2.      Kabel LAN RJ-45


Kabel LAN yang digunakan dalam sharing data adalah kabel yang sudah di crimping ke RJ-45 dan sudah di test menggunakan LAN Tester. Bisa menggunakan tipe straight atau crossover. Untuk mengetahui perbedaan kabel straight dan crossover silahkan klik disini

       Setelah alat yang diperlukan sudah siap, Langkah kedua yang perlu dilakukan adalah ;

1. Hubungkan kedua PC/laptop menggunakan kabel LAN kedalam port RJ-45

2. Cek indikator internet di taskbar windows. Jika ada tanda seru berarti sudah terdeteksi, lihat gambar dibawah.


3. Berikan ip address pada kedua pc/laptop, caranya ;
-       
   a) Masuk ke Control Panel\Network and Internet\Network Connections, klik Ethernet. Perhatikan gambar dibawah ini



          b) Klik Properties


c) Klik 2x Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)


      d) Pilih Use the following IP address kemudian isi pada kolom yang disediakan.

Jika menggunakan kabel straight dimana terdapat perantara antar pc/laptop (contohnya switch) default gateway bisa di kosongkan. Tetapi jika menggunakan kabel crossover default gateway di isi dengan ip address pc/laptop lawannya. Contoh default gateway dari pc/laptop 1 di isi sama dengan ip address pc/laptop 2 begitupun sebaliknya

PC/laptop 1 :
IP address        : 192.168.1.1
Subnet Mask    : 255.255.255.0

PC/laptop 2 :
IP address        : 192.168.1.2
Subnet Mask    : 255.255.255.0


     e) Test koneksi dengan menggunakan fasilitas ping

-          Cari dan klik command prompt


-          Ketik ping 192.168.1.2 (ip address yang dituju)


        Jika hasil test ping seperti gambar di atas, berarti kedua pc/laptop sudah saling terhubung

     Setelah selesai melakukan langkah kedua, Langkah ketiga adalah mengaktifkan fitur sharing pada windows dikedua pc/laptop.

a) Klik pada Ethernet


b) Pilih Properties Pilih tab Sharing. Centang pada Allow others network users to connect through this computer's Internet connection kemudian klik OK


c) Klik menu Change advanced sharing settings yang ada di sebelah kiri


d) Pada kolom Network discovery pilih Turn on network discovery

e) Pada kolom File and printer sharing pilih Turn on file and printer sharing.


f) Pada kolom Guest or Public pilih Turn on network discovery dan Turn on file and printer sharing.


g) Pada kolom Password protected sharing pilih Turn off password protected sharing.
h) klik Save changes


        Langkah keempat adalah meng-share folder agar bisa di akses oleh pc/laptop lainnya. Langkah-langkah dalam meng-share folder adalah sebagai berikut :
a) Klik kanan pada folder yang ingin dishare/ditransfer, lalu pilih Properties


b) Pilih tab Sharing kemudian klik Share


c) Pada kolom dropdown pilih Everyone agar semua pc/laptop yang terhubung bisa mengakses folder/file, kemudian klik Add


d) Ubah permission level everyone sesuai kebutuhan yaitu read atau read/write, kemudian klik share




    Keterangan Gambar di bawah ini :

    Read : User yang mengakses folder/file hanya dapat membaca, membuka dan mengcopy folder/file tersebut tanpa bisa mengedit

    Read/Write : User memiliki hak akses untuk mengubah, menulis ulang atau bahkan menghapus file/folder tersebut

e) Sekarang coba akses folder/file yang sudah di sharing tadi dari pc/laptop lainnya. 
  
   - Tekan tombol Windows + R pada keyboard maka akan muncul kotak Run, kemudian isi IP                address pada pc/laptop yang meng-share folde/file dengan diawali dengan tanda Backslash "\\".


f) Jika sudah berhasil mengsharing folder maka akan tampil gambar folder seperti di bawah ini


Semoga Bermanfaat.
Sumber :

http://blogmilikkitabersama.blogspot.co.id/2015/04/apa-itu-sharing-data.html

https://www.ilhamvannyputra.com/sharing-file-menggunakan-lan-pada-windows-10.html

http://rusmiatim973.blogspot.co.id/2017/01/cara-sharing-data-menggunakan-kabel-lan.html

Cara Crimping Kabel UTP Ke Dalam RJ-45 Tipe Straight dan Crossover


Dalam dunia IT crimping kabel UTP ke dalam RJ-45 merupakan hal yang sering dijumpai. Kabel UTP merupakan media yang berguna untuk menghubungkan antara perangkat jaringan, karena itu kegiatan dalam crimping kabel harus benar dan sesuai ketentuan yang ada. Dalam artikel ini akan membahas bagaimana cara crimping kabel UTP ke dalam RJ-45 yang baik dan benar.

Sebelum masuk kedalam langkah-langkahnya, Anda harus mengetahui jenis kabel UTP yang sering dijumpai, yaitu ;

1. Kabel Straight

Kabel straight digunakan untuk menghubungkan dua buah perangkat jaringan yang berbeda. Contoh : menghubungkan Switch ke PC, menghubungkan Router ke Switch. Kabel tipe straight mempunyai urutan warna yang sama dikedua sisi ujungnya. Gambar dibawah ini merupakan urutan kabel straight.


Penjelasan gambar :

Pada kabel straight, nomor 1 di ujung A terhubung ke nomor 1 di ujung B, nomor 2 di ujung A terhubung ke nomor 2 di ujung B dan seterusnya
Kabel nomor 1 dan 2 pada ujung A digunakan untuk mengirim data ke ujung B (Transmit)
Kabel nomor 1 dan 2 pada ujung B digunakan untuk menerima data dari ujung A (Receive).
Kabel nomor 3 dan 6 pada ujung A digunakan untuk menerima data dari ujung B (Receive)
Kabel nomor 3 dan 6 pada ujung B digunakan untuk mengirim data ke ujung A(Transmit).

2. Kabel Crossover

Kabel crossover digunakan untuk menghubungkan dua buah perangkat jaringan yang sama. Contoh : menghubungkan PC ke PC, menghubungkan Switch ke Switch. Berbeda dengan kabel tipe straight ysng mempunyai urutan warna sama dikedua sisi ujungnya, kabel tipe crossover mempunyai urutan warna yang berbeda dikedua sisi ujungnya Gambar dibawah ini merupakan urutan kabel crossover.


Penjelasan Gambar :

Kabel nomor 1 dan 2 di ujung A terhubung ke kabel nomor 3 dan 6 di ujung B, begitu pula kabel nomor 1 dan 2 di ujung B yang terhubung ke kabel nomor 3 dan 6 di ujung A.
Kabel nomor 1 dan 2 pada setiap ujung kabel digunakan untuk mengirim data (Transmit), sedangkan Kabel nomor 3 dan 6 pada setiap ujung kabel digunakan untuk menerima data (Receive).

Selanjutnya Kita akan masuk kedalam tahap crimping kabel :

Bahan-bahan yang perlu disiapkan :

1. Kabel UTP 

2. Tang Crimping


3. RJ-45


4. LAN Tester


Setelah bahan yang diperlukan sudah siap, kita akan mulai crimping kabel. Berikut adalah langkah-langkahnya.

1.    Kupas pelindung/kulit kabel kira-kira 4cm dari ujung kabel kemudian renggangkan kabel yang ada di dalamnya


2.      Urutkan warna dan susun rapi delapan kabel yang ada di dalamnya


3.      Potong pada bagian kabel warna kira-kira tersisa 1.4cm.


Pastikan sebelum memotong kabel tersebut sudah benar urutan warna kabelnya. Lakukan langkah diatas pada kedua ujung kabel.

4.      Masukkan ujung kabel ke dalam konektor RJ-45


Perhatikan cara pemasangan kabel UTP ke RJ-45 jangan sampai terbalik, lihat gambar diatas. 
Jika pemasangan terbalik dapat dipastikan anda gagal membuat kabel LAN.
Lakukan tahapan diatas pada kedua ujung kabel jangan sampai beda pelaksanaannya.
Pastikan ujung kabel menyentuh ujung RJ-45 dan pelindung kabel UTP tepat dibawah penjepit RJ-45.

5.  Gunakan Tang Crimping untuk menjepit dan mendorong pin (kuningan) pada ujung RJ-45.



    pastikan pin RJ-45 menusuk kabel UTP dengan benar

6.    Cek kabel LAN yang telah di crimping menggunakan LAN Tester

a.      Siapkan kabel LAN lalu masukkan kedua ujung konektor ke LAN Tester. Lihat gambar dibawah ini.


b.      Hidupkan LAN Tester untuk memulai pengecekan kabel. Cara mengetahui tester kabel benar atau tidak begini caranya :
Kabel tipe straight ;
- Jika Lampu indikator pada nomor 1 sampai 8 menyala berurutan dari 1 sd 8 pada kedua sisi, dapat dipastikan kabel lan berfungsi dengan baik.

- Jika Lampu indikator pada nomor 1 sampai 8 ada yang tidak menyala pada kedua sisi, berarti kabel LAN tersebut salah pasang atau salah urutan warna kabel atau juga kabel tidak tercrimping dengan baik dan benar.
Kabel tipe crossover ;
- Berbeda dengan tipe straight dimana lampu indikatornya menyala secara berurutan. 
   Kabel tipe crossver bisa dikatakan benar jika lampu indikator pada ;
 nomor 1 di ujung A dan nomor 3 di ujung B menyala,
 nomor 2 di ujung A dan nomor 6 di ujung B menyala.
 nomor 3 di ujung A dan nomor 1 di ujung B menyala.
 nomor 6 di ujung A dan nomor 2 di ujung B menyala.
 nomor 7 & 8 di ujung A dan nomor 7 & 8 di ujung B menyala.

Ulangi langkah-langkah diatas jika ada lampu indikator yang tidak menyala atau tidak sesuai

Semoga Bermanfaat.
Sumber :
Praktek Laboratorium Jaringan Komputer Nusamandiri


Program C++ : Menghitung Luas dan Keliling Persegi Panjang

Salam Smile Teknologi,

Sebelum memulai menulis program ini, kita harus mengetahui rumus luas dan keliling persegi panjang

Rumus : 

Luas    : panjang x lebar
Keliling : 2 x ( panjang + lebar )


List Program :

#include<iostream.h>
#include<conio.h>
main()
{
int luas,keliling,p,l;
   cout<<"Menghitung Luas dan Keliling Persegi Panjang\n\n";
   cout<<"Masukan Panjang Persegi Panjang = ";
   cin>>p;
   cout<<"Masukan Lebar Persegi Panjang = ";
   cin>>l;
   luas = p*l;
   keliling = 2*(p+l);
   cout<<"Luas Persegi Panjang = "<<luas<<"\n";
   cout<<"Keliling Persegi Panjang = "<<keliling<<"\n";
   getch();
}


silahkan di copas list program di atas ke aplikasi anda, kali ini saya menggunakan Borland C++ 5.02


Hasil / Ouput :



Penjelasan List Program :

1. include <iostream.h>
    salah satu file header untuk menampilkan perintah :
    - cin
      merupakan fungsi masukan yang ada di variabel
      contoh : cin > p dan cin > l
    - cout
      merupakan fungsi keluaran, hasil keluaran bisa berupa tulisan dan hasil perhitungan
    - endl
      digunakan untuk pindah baris (enter), atau bisa juga mengunakan /n

2. include <conio.h>
    salah satu file header untuk menampilkan perintah :
    - getch
      berfungsi untuk menahan tampilan program (output)

3. main () {}
    digunakan ketika ingin memulai dan mengakhiri penulisan program

4. cout<<"Luas Persegi Panjang = "<<luas<<endl;
    menampilkan program berupa tulisan "Luas Persegi Panjang" dan menampilkan hasil perhitungan yang       sebelumnya sudah di buat rumusnya 
    sama juga seperti cout<<"Keliling Persegi Panjang = "<<keliling;


Semoga bermanfaat dalam belajar dan tugas kuliah anda...